Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Aliran Rasa Level.11

Dunia dipenuhi sandiwara. Dunia dipenuhi topeng durjana. Saat manusia tak memahami hakikat dirinya. Hakikat hidup dan tujuannya. Maka nafas ini hanya Oksigen dan Karbondioksida yang saling bertukar. Tak ada makna di sebaliknya. Padahal anugerahNya takkan mungkin ada Tanpa kebaikanNya. Lalu hendak mereka balas kebaikan itu Dengan kepongahan.

PR Besar Buat Para Orangtua

PR besar bagi para orangtua adalah bagaimana tetap menjaga anak-anaknya berada di jalan yang baik dan benar, sesuai tuntunan Islam. Bagaimana agar anak berperilaku sesuai fitrah, tidak menyimpang juga tidak bablas. Zaman semakin tidak jelas. Salah dan benar menjadi nisbi. Tak jelas takarannya. Orang pintar bisa bicara sesuka hati sesuai logika. Bahkan andai ia hidup di zaman Nabi Nuh, mungkin ia ikut mencela mengapa Nabi Nuh membuat kapal besar di tengah kegersangan. PR besar bagi kita semua....

Review Kelompok 10 Level 11 BCCG

MEMBANGKITKAN FITRAH SEKSUALITAS Punya suami yang kasar? Garing dan susah memahami perasaan istrinya? Coba tanyakan, beliau pasti tak dekat dengan ibunya ketika masa anak sebelum aqilbaligh. Punya suami yang "sangat tergantung" pada istrinya? Bingung membuat misi keluarga bahkan galau menjadi ayah? Coba tanyakan, beliau pasti tak dekat dengan ayahnya ketika masa anak. Kok sebegitunya? Ya karena sosok ayah dan ibu harus ada sepanjang masa mendidik anak anak sejak lahir sampai aqilbaligh, tentu agar fitrah seksualitas anak tumbuh indah paripurna. Pendidikan fitrah seksualitas berbeda dengan pendidikan seks. Pendidikan fitrah seksualitas dimulai sejak bayi lahir. Fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berfikir, merasa dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati. Menumbuhkan Fitrah ini banyak tergantung pada kehadiran dan kedekatan pada Ayah dan Ibu. Jadi dalam mendidik fitrah seksualitas, sosok ayah ibu senantiasa harus...

Ternyata Penyimpangan Seksual Ada Banyak Jenisnya

Waktu nonton film 50 Shades de Gray, ada dua nilai yang diangkat. Nilai negatif menurut saya. 1. Perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seks sebelum menikah adalah salah, culun, polos, maka harus "diperbaiki" dengan cara diajak berhubungan seks. Nilai kebebasan. Berhubungan dengan bukan mahramnya tanpa ikatan pernikahan. 2. Sadomasokisme. Ini adalah penyimpangan seksual. Tokoh lelakinya senang menyiksa partner seksnya. Ada banyak alat penyiksaan, mulai dari borgol sampai cambuk. Mengerikan sekali. Seks bebasnya aja udah salah, ini ditambah pake penyiksaan. Penyimpangan seksual ada banyak lagi. Fetishisme (terangsang dengan hanya melihat bagian2 tertentu dari lawan jenisnya) misal dengan melihat sepatunya. Pernah membaca majalah yang menbahas tentang ini, kok aneh ya  Masa sih hanya melihat sepatunya aja udah terangsang? Tapi jadi makin aneh karena sekarang marak para lelaki yang fetish dengan cadar dan kaos kaki. Jadi para lelaki sakit ini gemar mengoleksi cadar...

Perhatikan Teman-teman Anak Kita

Ada anak yang sejak kecil sudah dididik dengan baik tapi ketika besar malah jadi bencong. Bencong yang saya maksud adalah penyimpangan seksual. Sedih melihatnya. Kok di mata saya, mereka bukan orang yang "terjebak dalam tubuh yang salah" tapi gak bersyukur. Gak terima kondisinya. Seharusnya dia menerima, lelaki dan perempuan. Sejak kecil pun sebenarnya kita punya teman-teman yang seharusnya kita main sesuai jenis kelamin kita. Sebab, bermain bukan sekadar bermain tapi menjadi pembentuk identitas. Yuk moms kita perhatikan teman-teman anak kita dan bermain apa saja mereka...

Pentingnya Membangkitkan Fitrah Seksualitas

Penting sekali menumbuhkan fitrah seksualitas pada anak agar mereka sadar peran dan fungsinya sebagai manusia  Lelaki harus bersikap seperti layaknya lelaki. Maskulin, jangan melambai. Perempuan harus bersikap layaknya perempuan, lembut tapi tetap tegas, bukan berarti lemah tak berdaya. Lelaki dan perempuan diciptakan Allah untuk saling melengkapi, bukan untuk berebut peran. Meski katanya gender bisa ditukar sesuai kesepakatan atau value sebuah masyarakat. Tetap saja aneh kalau gender bisa diubah. Kasihan perempuan kalau perannya diubah jadi pekerja, dan lelaki mengurus rumah. Sebab bagi saya, mengurus rumah itu butuh keahlian khusus, bukan sekadar beres. Ada "feel" di sana yang tak bisa dilakukan oleh lelaki

LGBT Itu Penyakit, Bukan Fitrah!

Gemes sama orang zaman now yang sok-sokan bicara HAM dan kesetaraan tapi gak peka sama kelanjutan generasi masa depan. Sejak kapan LGBT itu fitrah? Jelas-jelas ini penyakit kok. Menyimpang jauh dari keharusan di mana lelaki harusnya berhubungan dengan wanita sebagaimana Adam dan Hawa. Ini mencari celah dimana lelaki berhubungan femgan lelaki. Kan ini miris? Manusia bisa punah kalau tidak ada ketertarikan dengan lawan jenisnya. Kiamat emang udah dekat

Berawal dari Mainan

Serem ya liat banyak penyimpangan seksual gitu... Kmrn sy nonton youtube, tentang lesbian yg ternyata katanya sejak kecil udah suka cewek. Mainannya mobil2an, gak suka mainan anak perempuan. Sebaliknya artis Dena Rahman yg blm lama ini ganti kelamin, dia sejak kecil merasa jadi anak perempuan karena mainannya masak2an, main rumah2an, bongkar pasang, dibandingkan main mobil2an... Hihhh ternyata bisa berawal dr mainan ya

Fitrah Seksualitas vs Pendidikan Seks

Fitrah seksualitas dan pendidikan seks ini berbeda. Kalau fitrah seksualitas, itu tentang kesadaran diri bahwa dirinya adalah sesuai jenis kelaminnya dan tidak menyalahinya. Sedangkan pendidikan seks adalah mendidik anak tentang sistem pergaulan dalam Islam, mulai sejak balita sampai dewasa. Sejak mulai mengenal malu, sampai menundukkan pandangan dan menutup aurat dengan sempurna. Dalam Islam, pendidikan seks begitu lengkap mengajarkan kepada umatnya, bagaimana kita harus mendidik anak terkait seks secara rinci dan terhormat.

Fitrah Seksualitas Anak

Fitrah seksualitas adalah fitrah tentang identifikasi jenis kelaminnya dan berperan sesuai jenis kelaminnya itu. Artinya, jika ia lelaki maka dia bersikap, berbuat dan merasa betul bahwa dia lelaki. Sebaliknya perempuan juga merasa dirinya perempuan, bersikap dan berperan sebagai perempuan. Jangan kebalik. Kalau perempuan berbuat atau merasa dirinya lelaki maka itu sudah menyimpang. Itu menyalahi fitrah namanya....

Apa sih Gender dan Seks?

Terus terang, ini level sudah seperti mie ramen level pedas kebangetan! Karena di level ini kita harus membuat presentasi per kelompok  Jadi tantangan banget deh. Nah, karena materinya tentang fitrah seksualitas, apa sih gender? Apa sih seks? Kalau menurut penjelasan presentator pertama sih, gender dan seks itu beda. Gender itu peran/fungsi/tugas yang bisa dipertukarkan sesuai kesepakatan. Kalau seks itu jenis kelamin, lelaki dan perempuan.. Entahlah, bingung juga kenapa istilah itu dibedakan....