Menyusuri jalanan kota Bandung pagi ini membuat saya terpana. Wah! Keren! Wow! Dan sederetan ketakjuban lainnya. Kreatif!
Sejak dari Gedung Sate, lapangan Gasibu, sampai tembok-tembok di jalan Asia Afrika hingga lukisan sepanjang jalan Braga, membuat saya terus menggumamkan kata kreatif itu.
Tembok penuh mural, para seniman yang berkostum kartun dan lukisan yang luar biasa indah di jalan Braga. Menurut saya, kreatifitas itu tidak tiba-tiba turun dari langit. Sebab kreatifitas bukanlah mukjizat, melainkan hasil usaha manusia untuk mau berusaha dan berpikir di luar kebiasaan, di luar keumuman. Sebab, orang kreatif itu memang sedikit berbeda dengan orang yang hanya berpikir “lurus”.
Saat kita melihat anak corat-coret tembok, apa yang terlintas di pikiran kita? Tembok yang kotor? Atau justru memandangnya sebagai bentuk lain dari mural yang kreatif?
Saat melihat kelakuan anak-anak yang mungkin sedikit unik, atau orang menyebutnya nakal, maukah kita mengakui bahwa sebenarnya diri kitalah yang belum memahami anak sepenuhnya? Belum memahami kreatifitas itu apa.
Sejatinya kitalah yang belajar kreatif dari anak, bukan kita yang mengajari mereka. Lihat dan dengarkanlah ide-ide unik dari mereka. Niscaya kita akan melihat kekayaan intelektual yang luar biasa dari anak kecil berwajah polos dengan mata yang jernih serupa lautan imajinasi tanpa batas. Maka selamilah!
#KelasBundaSayang
#InstitutIbuProfesional
#ThinkCreative
Komentar
Posting Komentar