Ada seekor babi hutan yang tersesat, ia tidak bisa pulang ke rumahnya. Sungguh kasihan. Dia berjalan mengitari hutan, tapi tidak juga menemukan tempat yang dituju.
Lalu ada tiga orang pemburu yang membawa senapan kemudian para pemburu itu mengarahkan senapan nya kepada babi hutan yang dilihatnya sedang berjalan sendirian lalu senapan itu mengeluarkan peluru yang mengenai kaki babi hutan lantas babi hutan itu berjalan ter pincang pincang.
kasihan sekali sampai-sampai kakinya mengeluarkan darah yang banyak sekali dia hanya bisa berteriak hok hok hok hok jangankan untuk pulang ke rumah di jalan saja dia tak berdaya tiga pemburu itu bersorak senang
Akhirnya kita mendapatkan babi hutan itu mereka segera mengambil lebih hutan yang sudah lemah tak berdaya kakinya berdarah-darah diangkut dengan kayu diikat kuat pada kayu itu lalu digotong beramai-ramai.
Kasihan sekali babi hutan itu dibawa pergi dari hutan para pemburu merasa puas hari itu meskipun mereka tidak tahu bahwa mereka telah memisahkan babi hutan itu dari keluarganya.
Lalu ada tiga orang pemburu yang membawa senapan kemudian para pemburu itu mengarahkan senapan nya kepada babi hutan yang dilihatnya sedang berjalan sendirian lalu senapan itu mengeluarkan peluru yang mengenai kaki babi hutan lantas babi hutan itu berjalan ter pincang pincang.
kasihan sekali sampai-sampai kakinya mengeluarkan darah yang banyak sekali dia hanya bisa berteriak hok hok hok hok jangankan untuk pulang ke rumah di jalan saja dia tak berdaya tiga pemburu itu bersorak senang
Akhirnya kita mendapatkan babi hutan itu mereka segera mengambil lebih hutan yang sudah lemah tak berdaya kakinya berdarah-darah diangkut dengan kayu diikat kuat pada kayu itu lalu digotong beramai-ramai.
Kasihan sekali babi hutan itu dibawa pergi dari hutan para pemburu merasa puas hari itu meskipun mereka tidak tahu bahwa mereka telah memisahkan babi hutan itu dari keluarganya.
Komentar
Posting Komentar