Family Project. Kedengarannya wah banget ya. Berasa seperti profesional gitu, lhah kan emang kita pengen jadi keluarga profesional. Yap!
Keluarga kami begitu spontan, dan sangat suka kumpul. Komunikasi mengalir begitu saja. Kritik dan saran kami tanggapi dengan canda tawa. Mengerjakan project pun sesuai mood saja. Kalau semangat, ayo laksanakan saat itu juga. Kalau lelah, bisa dihentikan di tengah jalan. Habis itu leyeh-leyeh. Kalau tidak berminat sejak awal, segera cari alternatif kegiatan lain.
Kadang saya merasa, apalah yang sudah saya kerjakan ini. Tugas dikerjakan tidak dengan semestinya. Melihat teman-teman mengerjakan begitu apik dan rapi. Lah saya? *nundukin kepala.
Tapi tiap keluarga berbeda cara kan ya? Kebetulan saja keluarga kecil kami ini senangnya kumpul doang, wes pokoke kumpul. Dan satu lagi, suka jalan-jalan. Itu bisa disebut project juga kan? Siapa tahu, dari kecil sering diajak jalan-jalan, setelah dewasa nanti anak-anak senang berpetualang, menjelajah dunia seperti Ibnu Bathuthah. Kalau diajak keluar rumah, senang sekali. Namun, kami menghindari mal, takut ketagihan. Hehe.
10 hari mendokumentasikan family project sungguh luar biasa. Maksa-maksain diri untuk konsisten itu masya Allah.... Tiada terkira. Berkejaran dengan deadline nulis yang lain, tapi harus semangat! Semoga keluarga kami bisa lebih kompak dan profesional. Aamiin
Keluarga kami begitu spontan, dan sangat suka kumpul. Komunikasi mengalir begitu saja. Kritik dan saran kami tanggapi dengan canda tawa. Mengerjakan project pun sesuai mood saja. Kalau semangat, ayo laksanakan saat itu juga. Kalau lelah, bisa dihentikan di tengah jalan. Habis itu leyeh-leyeh. Kalau tidak berminat sejak awal, segera cari alternatif kegiatan lain.
Kadang saya merasa, apalah yang sudah saya kerjakan ini. Tugas dikerjakan tidak dengan semestinya. Melihat teman-teman mengerjakan begitu apik dan rapi. Lah saya? *nundukin kepala.
Tapi tiap keluarga berbeda cara kan ya? Kebetulan saja keluarga kecil kami ini senangnya kumpul doang, wes pokoke kumpul. Dan satu lagi, suka jalan-jalan. Itu bisa disebut project juga kan? Siapa tahu, dari kecil sering diajak jalan-jalan, setelah dewasa nanti anak-anak senang berpetualang, menjelajah dunia seperti Ibnu Bathuthah. Kalau diajak keluar rumah, senang sekali. Namun, kami menghindari mal, takut ketagihan. Hehe.
10 hari mendokumentasikan family project sungguh luar biasa. Maksa-maksain diri untuk konsisten itu masya Allah.... Tiada terkira. Berkejaran dengan deadline nulis yang lain, tapi harus semangat! Semoga keluarga kami bisa lebih kompak dan profesional. Aamiin
Komentar
Posting Komentar