Pagi ini, kami telah bersiap-siap ke Cilegon, mengunjungi Mbah Uti yang berjualan sayuran di pasar Kranggot. Anak-anak senang sekali, karena bisa jajan. Eskrim dan bakso jadi favorit. Apalagi ditraktir Mbah Uti, mereka tambah senang.
Asyiknya ke pasar itu bisa melihat banyak aktivitas jual beli. Bermacam-macam orang kumpul di sana. Anak-anak juga senang main timbangan punya Mbah Uti dan tidak dilarang. Biar pinter katanya.
Menjelang Zuhur kami pulang. Istirahat kumpul bersama di kamar. Tiba-tiba terlintaslah sebuah ide dalam benak untuk ke alun-alun kecamatan sore nanti. Sekadar main mobil aki, pasti anak-anak senang. Sudah lama ngajak main itu, tapi tak pernah dituruti. Saya memang jarang mengajak mereka ke tempat hiburan macam itu. Bukan karena idealisme bla bla bla sih, tapi kalau sekali datang wah lembaran Soekarno Hatta bisa ludes dalam sekejap. Kan, sayang tuh.
Tapi berhubung saya ada honor nulis yah sekali-sekali diajak kesana deh. Mereka senang sekali, tapi Kholid ketakutan. Selesai main mobilan, jajan eskrim. Duduk berjejer tiga makan eskrim itu seru, lucu, bahagia. Setelah itu baju kotor semua, haha...
Hari beranjak petang, kami pun pulang naik angkot. Anak-anak pun bahagia betul menikmati momen naik angkot ini.

Komentar
Posting Komentar